



X-banner dan roll-up banner sama-sama praktis untuk menampilkan promosi, informasi produk, branding perusahaan, hingga petunjuk dalam sebuah acara. Masalahnya, banyak orang baru memikirkan ukuran setelah desain selesai dibuat.
Akibatnya, desain harus diubah lagi karena ternyata tidak sesuai dengan rangka banner yang tersedia. Ada juga kasus file tetap dicetak, tetapi bagian penting seperti logo, headline, QR code, atau informasi kontak berada terlalu dekat dengan tepi dan akhirnya kurang nyaman dilihat.
Karena itu, sebelum membuat desain, kenali terlebih dahulu ukuran X-banner dan roll-up banner yang umum digunakan. Ukuran yang tepat bukan hanya mempermudah proses cetak, tetapi juga menentukan seberapa jelas materi promosi terlihat dari jarak tertentu.
Baca juga: Percetakan Banner dan Spanduk untuk Promosi yang Lebih Stand Out
Berapa Ukuran X-Banner yang Umum Digunakan?
X-banner merupakan standing banner yang menggunakan rangka berbentuk menyerupai huruf X pada bagian belakang. Rangkanya ringan, mudah dibongkar-pasang, dan relatif praktis dibawa ke berbagai lokasi.
Di Indonesia, ukuran 60 × 160 cm termasuk ukuran X-banner yang paling umum. Selain itu, tersedia ukuran 80 × 180 cm untuk kebutuhan visual yang lebih besar. Ada juga mini X-banner sekitar 25 × 40 cm yang biasanya ditempatkan di meja atau counter.
X-Banner 60 × 160 cm
Ukuran 60 × 160 cm bisa dianggap sebagai pilihan aman untuk banyak kebutuhan promosi indoor. Lebarnya tidak terlalu memakan tempat, tetapi masih memberikan area desain yang cukup untuk headline, foto produk, informasi singkat, serta call to action.
Ukuran ini cocok digunakan di booth pameran, seminar, depan ruang acara, area kasir, showroom, kantor, klinik, sekolah, hingga restoran.
Jika ruang pemasangan terbatas, X-banner 60 × 160 cm biasanya lebih fleksibel dibandingkan ukuran yang lebih lebar.
X-Banner 80 × 180 cm
Butuh visual yang lebih menonjol? Ukuran 80 × 180 cm memberikan bidang cetak yang lebih luas.
Ukuran ini bisa dipertimbangkan untuk pameran, peluncuran produk, kegiatan perusahaan, atau display toko yang membutuhkan perhatian lebih besar. Area desain yang lebih lebar juga memberi ruang untuk menggunakan gambar produk dan headline dalam ukuran lebih besar.
Namun, semakin besar banner bukan berarti semakin banyak informasi harus dimasukkan. Desain yang penuh teks justru dapat membuat pesan utama sulit ditangkap.
Mini X-Banner
Mini X-banner umumnya tersedia dalam ukuran sekitar 25 × 40 cm atau ukuran sejenis, tergantung rangka yang digunakan. Jenis ini bukan untuk dilihat dari jarak jauh, melainkan sebagai display di meja.
Penggunaannya antara lain untuk menu, promo di meja kasir, informasi pembayaran, QR code, paket layanan, atau informasi produk.
Berapa Ukuran Roll-Up Banner yang Standar?
Roll-up banner memiliki mekanisme berbeda. Material cetaknya dapat ditarik keluar dari casing aluminium, kemudian digulung kembali ke dalam casing setelah digunakan.
Dari sisi tampilan, roll-up banner biasanya terlihat lebih rapi dan premium. Karena itu, jenis banner ini sering digunakan untuk exhibition, konferensi, lobby perusahaan, showroom, booth, hingga kegiatan corporate.
Ukuran yang tersedia dapat berbeda antarproduk dan vendor. Beberapa ukuran yang banyak ditemukan adalah 60 × 160 cm, 80–85 × 200 cm, serta 120 × 200 cm. Salah satu penyedia percetakan juga menawarkan roll-up pada ukuran 60 × 160 cm, 85 × 200 cm, dan 120 × 200 cm.
Roll-Up Banner 60 × 160 cm
Roll-up ukuran 60 × 160 cm cocok ketika ruang display terbatas atau banner perlu sering dipindahkan.
Lebarnya relatif ringkas sehingga dapat digunakan di depan counter, area registrasi, booth kecil, maupun di samping meja display produk.
Jika isi banner hanya terdiri dari satu pesan utama, logo, gambar, dan call to action, ukuran ini sudah cukup efektif.
Roll-Up Banner 80–85 × 200 cm
Untuk pameran dan kebutuhan corporate, ukuran sekitar 80–85 × 200 cm menjadi pilihan yang menarik karena visualnya lebih tinggi dan lebih mudah terlihat.
Area desain yang lebih besar memungkinkan perusahaan menampilkan identitas brand dengan lebih kuat tanpa membuat desain terasa sesak.
Ukuran ini cocok untuk company event, booth pameran, seminar, workshop, konferensi, showroom, dan area penerimaan tamu.
Roll-Up Banner 120 × 200 cm
Ukuran 120 × 200 cm memberikan area komunikasi visual yang jauh lebih lebar.
Roll-up seperti ini cocok untuk display utama, backdrop kecil, presentasi beberapa produk, atau materi branding yang memang membutuhkan dominasi visual lebih besar.
Namun, pastikan lokasi pemasangannya cukup luas. Banner yang terlalu besar di ruangan sempit justru dapat mengganggu alur pengunjung.
Perbedaan X-Banner dan Roll-Up Banner Bukan Cuma Ukuran
Walaupun keduanya sama-sama standing banner, cara penggunaan X-banner dan roll-up banner berbeda.
X-Banner Lebih Sederhana dan Praktis
X-banner menggunakan lembar banner yang dikaitkan pada rangka di beberapa titik. Konstruksinya sederhana sehingga pemasangan dan penggantian materi relatif mudah.
Jenis ini cocok untuk promosi rutin, acara sementara, informasi toko, atau kebutuhan yang mengutamakan fungsi dan kemudahan.
Roll-Up Banner Memberikan Tampilan Lebih Rapi
Pada roll-up banner, bagian cetak tersimpan di dalam casing ketika tidak digunakan. Sistem tersebut membuat penyimpanan dan transportasi lebih praktis sekaligus menjaga tampilan display tetap rapi.
Untuk kegiatan corporate, pameran premium, konferensi, atau presentasi bisnis, roll-up sering dipilih ketika tampilan profesional menjadi pertimbangan utama.
Cara Memilih Ukuran Banner yang Sesuai Kebutuhan
Jangan menentukan ukuran hanya karena “yang ini paling standar”. Ukuran terbaik tetap bergantung pada lokasi, jarak pandang, jumlah informasi, dan rangka yang digunakan.
Sesuaikan dengan Luas Area
Untuk booth atau area yang sempit, X-banner 60 × 160 cm atau roll-up 60 × 160 cm sudah cukup efisien.
Sementara itu, area pameran yang lebih besar memungkinkan penggunaan banner 80 × 180 cm, 85 × 200 cm, atau ukuran lebih lebar agar visual lebih mudah terlihat.
Pertimbangkan Jarak Pandang
Semakin jauh audiens berada dari banner, semakin besar elemen utama yang perlu ditampilkan.
Headline, logo, foto produk, serta informasi penting harus tetap mudah terbaca. Jangan mengandalkan paragraf panjang karena standing banner biasanya hanya mendapatkan perhatian beberapa detik.
Tentukan Informasi yang Benar-Benar Dibutuhkan
Banner bukan brosur yang harus menjelaskan semuanya.
Prioritaskan satu pesan utama. Misalnya nama produk, promo, manfaat utama, tanggal acara, alamat website, atau QR code. Informasi tambahan dapat diarahkan ke landing page atau materi promosi lain.
Pastikan Ukuran Sesuai Rangka
Ini bagian yang sering terlewat.
Jangan langsung membuat file 60 × 160 cm hanya karena ukuran tersebut dianggap standar. Cek terlebih dahulu spesifikasi rangka X-banner atau roll-up yang benar-benar akan digunakan.
Perbedaan model hardware dapat memengaruhi ukuran material dan area yang aman untuk desain. Untuk roll-up banner, sebagian bagian material juga berhubungan dengan mekanisme casing sehingga file sebaiknya mengikuti template dari penyedia cetak.
Baca juga: Desain Sudah Siap Cetak? Cek 7 Hal Ini Sebelum Kirim ke Percetakan
Jangan Lupakan Safe Area dan Kualitas File
Ukuran dokumen sudah benar belum tentu berarti file sudah aman dicetak.
Logo, headline, nomor telepon, QR code, dan elemen penting lainnya sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan sisi banner. Berikan ruang aman agar informasi tetap terbaca dengan nyaman setelah banner dipasang pada rangka.
Pastikan pula gambar memiliki kualitas yang memadai dan file menggunakan pengaturan warna yang sesuai untuk kebutuhan cetak. Warna di monitor menggunakan sistem yang berbeda dengan proses cetak sehingga tampilan akhir dapat berubah jika file tidak dipersiapkan dengan benar.
Baca juga: Bleed, Trim, dan Safe Area: 3 Hal Kecil yang Bisa Menyelamatkan Desain Cetak Anda
Baca juga: RGB vs CMYK: Salah Pilih Bisa Bikin Warna Cetak Berubah Drastis!
Kesimpulan
Ukuran banner yang tepat adalah ukuran yang bekerja sesuai lokasi dan tujuan komunikasinya. X-banner 60 × 160 cm cocok sebagai pilihan praktis untuk banyak kebutuhan indoor, sedangkan 80 × 180 cm memberikan bidang visual yang lebih besar. Untuk roll-up banner, ukuran 60 × 160 cm hingga sekitar 85 × 200 cm banyak digunakan, sementara ukuran yang lebih lebar dapat dipilih ketika membutuhkan impact visual lebih kuat.
Takeaway yang perlu diingat: tentukan rangka dan ukuran final terlebih dahulu, baru buat desainnya. Jangan melakukan proses sebaliknya. Dengan begitu, layout tidak perlu dirombak, informasi penting tetap berada di area aman, dan hasil cetak bisa langsung dipasang dengan benar.
Metaprint menjadi pilihan banyak pelaku bisnis karena mampu memberikan kualitas cetak yang benar-benar dapat diandalkan. Dengan pengalaman yang solid dan dukungan teknologi modern, setiap proses produksi ditangani secara detail oleh tim yang berkompeten.
Mulai dari digital printing, offset, UV, hingga large format, semua layanan disiapkan untuk menghasilkan cetakan yang tajam, warnanya konsisten, dan mampu meningkatkan profesionalitas brand Anda di mata pelanggan.
Ketika Anda memilih Metaprint, Anda tidak hanya memesan hasil cetak, tetapi mendapatkan partner yang memahami pentingnya kualitas untuk perkembangan bisnis.
Banyak perusahaan hingga UMKM mempercayakan kebutuhan promosi, branding, dan kemasan mereka kepada Metaprint karena hasilnya stabil, rapi, dan layak dipresentasikan kepada siapa pun
Hubungi Metaprint sekarang melalui website resmi metaprint.co.id dan tim kami akan membantu Anda dengan cepat dan profesional.
FAQ Seputar Ukuran X-Banner dan Roll-Up Banner
1. Berapa ukuran X-banner yang paling umum?
Ukuran X-banner yang paling umum digunakan adalah 60 × 160 cm. Ukuran 80 × 180 cm juga tersedia untuk kebutuhan display yang lebih besar.
2. Berapa ukuran roll-up banner yang paling sering digunakan?
Ukuran yang banyak tersedia antara lain 60 × 160 cm dan 85 × 200 cm. Beberapa penyedia juga menyediakan roll-up 120 × 200 cm untuk kebutuhan display yang lebih lebar.
3. Mana yang lebih cocok untuk pameran, X-banner atau roll-up banner?
Keduanya dapat digunakan. X-banner cocok jika mengutamakan kepraktisan, sedangkan roll-up banner dapat dipilih ketika menginginkan display yang terlihat lebih rapi untuk booth, exhibition, atau kegiatan perusahaan.
4. Apakah desain X-banner 60 × 160 cm bisa dipasang pada semua rangka X-banner?
Belum tentu. Spesifikasi rangka dapat berbeda, sehingga ukuran file sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada penyedia cetak atau disesuaikan dengan rangka yang sudah dimiliki.
5. Apakah X-banner dan roll-up banner bisa dibuat custom?
Ukuran tertentu dapat tersedia tergantung jenis rangka dan layanan percetakan. Untuk hasil yang aman, tentukan ukuran hardware terlebih dahulu sebelum membuat desain final sehingga bidang cetak sesuai dengan sistem pemasangannya.
