



Dalam proses produksi media promosi, jenis kertas sering dianggap hal sepele. Banyak yang berpikir semua kertas itu sama, selama bisa dicetak dan hasilnya terbaca. Padahal, pemilihan jenis kertas cetak sangat berpengaruh terhadap tampilan visual, kesan profesional, hingga daya tahan hasil cetakan.
Dalam praktik di dunia percetakan, tidak sedikit hasil cetak yang terlihat kurang maksimal hanya karena salah memilih kertas. Warna jadi tidak keluar, kertas terasa terlalu tipis, atau bahkan mudah rusak setelah dibagikan.
Karena itu, sebelum masuk ke tahap produksi, penting untuk memahami jenis kertas cetak yang umum digunakan dan fungsinya masing-masing.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Digital Printing: Cara Kerja, Jenis, dan Kegunaannya
Kenapa Jenis Kertas Cetak Itu Penting?
Kertas cetak bukan hanya media untuk menempelkan desain. Setiap jenis kertas memiliki karakteristik berbeda, mulai dari ketebalan, tekstur permukaan, hingga cara menyerap tinta.
Berdasarkan pengalaman menangani berbagai kebutuhan cetak, jenis kertas akan mempengaruhi:
- Ketajaman warna dan detail desain
- Kesan profesional sebuah media promosi
- Kenyamanan saat disentuh
- Ketahanan kertas saat digunakan atau dibagikan
Itulah sebabnya, pemilihan kertas cetak sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan fungsi media yang akan diproduksi.
Baca juga: Tren Baru di Dunia Percetakan, Yuk Cari Tahu Perubahannya!
Jenis Kertas Cetak yang Umum Digunakan di Percetakan
Berikut beberapa jenis kertas cetak yang paling sering digunakan untuk kebutuhan bisnis dan promosi.
1. Kertas HVS
Kertas HVS adalah jenis kertas paling umum dan mudah ditemukan. Permukaannya polos tanpa lapisan coating.
Karakteristik:
- Tidak mengilap
- Mudah menyerap tinta
- Harga relatif ekonomis
Umumnya digunakan untuk:
-Dokumen
- Surat
- Brosur sederhana
- Leaflet hitam putih
Kertas HVS cocok untuk kebutuhan informasi, tetapi kurang disarankan untuk media promosi visual yang menuntut tampilan menarik.
2. Art Paper
Art paper memiliki lapisan coating yang membuat permukaannya halus dan licin.
Karakteristik:
- Permukaan mengilap atau doff
- Warna cetak lebih tajam
- Tampilan profesional
Umumnya digunakan untuk:
- Brosur promosi
- Flyer
- Poster
- Majalah tipis
Jenis kertas ini sering dipilih karena mampu menampilkan warna desain dengan lebih maksimal.
3. Art Carton
Art carton merupakan versi lebih tebal dari art paper, sehingga terasa lebih kokoh.
Karakteristik:
- Tebal dan kuat
- Cocok untuk finishing tambahan
- Memberi kesan eksklusif
Umumnya digunakan untuk:
- Kartu nama
- Cover booklet
- Map presentasi
- Hang tag
Dalam praktik produksi, art carton sering dipadukan dengan laminasi agar hasilnya lebih tahan lama.
4. Ivory
Ivory memiliki satu sisi berlapis coating dan satu sisi tanpa lapisan.
Karakteristik:
- Satu sisi mengilap
- Tampilan lebih elegan
- Tidak licin di bagian belakang
Umumnya digunakan untuk:
-Kemasan produk
- Box makanan
- Packaging premium
Ivory menjadi pilihan populer untuk kemasan karena tampilannya rapi dan profesional.
5. Duplex
Duplex memiliki dua sisi dengan warna dan tekstur berbeda.
Karakteristik:
- Satu sisi putih, sisi lainnya abu-abu
- Tebal dan cukup kuat
- Lebih ekonomis untuk kemasan
Umumnya digunakan untuk:
- Box produk
- Kemasan skala besar
-Packaging non-premium
Baca Juga: 10 Tips Memilih Jasa Percetakan Profesional untuk Kebutuhan Kamu
Perbedaan Karakter Setiap Jenis Kertas Cetak
Setiap jenis kertas memiliki kelebihan dan kekurangan. Kertas dengan permukaan coating memang unggul dalam tampilan visual, tetapi biasanya lebih licin dan membutuhkan penanganan khusus. Sementara kertas tanpa coating lebih mudah ditulis, namun warna cetaknya cenderung kurang tajam.
Dalam praktik di percetakan, pemilihan kertas sering dikombinasikan dengan teknik cetak dan finishing agar hasilnya sesuai kebutuhan.
Kertas yang Cocok untuk Brosur, Flyer, dan Kartu Nama
Agar tidak salah pilih, berikut gambaran umum penggunaan kertas:
- Brosur & flyer: art paper gramasi menengah
- Kartu nama: art carton atau ivory
- Dokumen: HVS
- Kemasan: ivory atau duplex
Menyesuaikan kertas dengan fungsi media akan membuat hasil cetak lebih efektif dan efisien.
Kesalahan Umum Saat Memilih Kertas Cetak
Beberapa kesalahan berikut sering terjadi:
Kesalahan ini dapat berdampak pada hasil cetak dan citra brand.
Tips Memilih Jenis Kertas Cetak yang Tepat
Agar hasil cetak sesuai harapan, berikut beberapa tips praktis:
-Tentukan tujuan media cetak
- Sesuaikan ketebalan kertas dengan kebutuhan
- Pertimbangkan desain dan warna
- Pilih kertas yang mendukung finishing
- Konsultasikan pilihan kertas sebelum cetak massal
Diskusi singkat dengan percetakan berpengalaman sering kali membantu menghindari kesalahan produksi.
Kesimpulan
Jenis kertas cetak memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil cetakan. Dengan memahami karakter setiap jenis kertas, proses produksi bisa berjalan lebih lancar dan hasil cetak sesuai dengan tujuan promosi.
Jika masih ragu memilih jenis kertas cetak yang tepat, berkonsultasi dengan percetakan profesional dapat menjadi langkah awal yang tepat sebelum produksi.
Metaprint menjadi pilihan banyak pelaku bisnis karena mampu memberikan kualitas cetak yang benar-benar dapat diandalkan. Dengan pengalaman yang solid dan dukungan teknologi modern, setiap proses produksi ditangani secara detail oleh tim yang berkompeten.
Mulai dari digital printing, offset, UV, hingga large format, semua layanan disiapkan untuk menghasilkan cetakan yang tajam, warnanya konsisten, dan mampu meningkatkan profesionalitas brand Anda di mata pelanggan.
Ketika Anda memilih Metaprint, Anda tidak hanya memesan hasil cetak, tetapi mendapatkan partner yang memahami pentingnya kualitas untuk perkembangan bisnis.
Banyak perusahaan hingga UMKM mempercayakan kebutuhan promosi, branding, dan kemasan mereka kepada Metaprint karena hasilnya stabil, rapi, dan layak dipresentasikan kepada siapa pun
Hubungi Metaprint sekarang melalui website resmi metaprint.co.id dan tim kami akan membantu Anda dengan cepat dan profesional.
